Tuesday, 7 April 2015

Forgive & Forget

Mengampuni dan Melupakan...
2 hal yang sangat sulit untuk dilaksanakan oleh kebanyakan orang. Terlebih ketika seseorang menyakiti perasaan kita. Mungkin terdengar terlalu klise dan mudah bagi saya mengatakannya kepada orang lain. Atau ketika saya mengatakan kedua hal ini bukan berarti saya pernah membaca quote kenamaan, atau mungkin karena saya pernah mendengar orang lain mengatakannya kepada saya. Kedua alasan itu tak ada yang salah, hanya saja saya mengilhami kata mengampuni dan melupakan dari sosok yang saya selalu upayakan untuk di teladani, sosok itu adalah "YESUS".

Disini saya tidak akan berbicara tentang apa yang di ajarkan oleh Agama yang saya anut, atau tentang apa yang Tuhan saya ajarkan didalam Kitab Suci, Alkitab. Disini saya akan berbicara tentang pengalaman hidup saya sendiri.

Mari saya ajak untuk flashback kembali ke salah satu blog saya yang berjudul, "Move on itu karena Terbiasa". Di situ saya menyebutkan sepenggal kalimat tentang Forgive and Forget. Dan disini saya akan mengkupas secara lengkap tentang apa sih arti 'Mengampuni' dan 'Melupakan' bagi diri saya sendiri.


FORGIVE
Forgive di artikan dalam kamus "Merriam Webster"
: to stop feeling anger toward (someone who has done something wrong) : to stop blaming (someone)
: to stop feeling anger about (something) : to forgive someone for (something wrong)

Seperti di jabarkan di atas, pengertian lain dari Forgive adalah berhenti marah ataupun mendendam ke seseorang. Mungkin juga berarti berhenti menyalahkan orang lain atau seseorang. Atau lebih kepada memaafkan seseorang karena sesuatu yang salah telah terjadi.

Pada umumnya pengertian Memaafkan atau Mengampuni memang seperti itu. Tapi maknanya lebih dalam dari apa yang bisa di jabarkan. Tak ada kata yang dapat menggambarkan makna Forgive yang sebenarnya. Pengertiannya ada pada diri kita sendiri. Diri saya sendiri.

For - Give : untuk memberi.
Saat saya Mengampuni atau Memaafkan seseorang karena menyakiti hati, saya memberikan KASIH kepada mereka. Memaafkan berarti memberikan sesuatu yang kuat untuk mengalahkan KEBENCIAN. Terdengar melodramatis, tetapi ketika kita Mengampuni kesalahan seseorang kita mendamaikan diri kita sendiri dengan perasaan yang ada didalam hati seperti, sakit hati, benci, emosi, kecewa, marah, dan sebagainya.

Forgiveness is not always easy. At times, it feels more painful than the wound we suffered, to forgive the one that inflicted it. And yet, there is no peace without forgiveness.
Marianne Williamson


FORGET
Forget di artikan dalam kamus "Merriam Webster"
: to be unable to think of or remember (something)
: to fail to remember to bring or take (something)
: to stop thinking or caring about (someone)

Seperti di jabarkan di atas, pengertian lain dari Forget adalah tidak diijinkan atau di perbolehkan untuk mengingat sesuatu. Mungkin juga berarti meninggalkan yang tidak perlu diingat atau meninggalkan sesuatu di bawa. Atau lebih kepada berhenti memikirkan dan berhenti peduli kepada seseorang.

Pada umumnya pengertian Melupakan memang seperti itu. Tapi maknanya lebih dalam dari apa yang bisa di jabarkan. Tak ada kata yang dapat menggambarkan makna Forget yang sebenarnya. Pengertiannya ada pada diri kita sendiri, bagaimana kita memaknai Melupakan dari sudu pandang diri sendiri.

For - Get : untuk mendapat.
Ketika saya memutuskan untuk Melupakan kesalahan seseorang yang menyakiti hati, saya membuka  diri saya ke sesi dimana saya akan terpaut dengan kedamaian. Tidak mengingat kesalahan yang dilakukan oleh orang lain, membawa saya masuk ke pintu kedamaian di masa akan datang. Melupakan berarti kita mendapatkan kebebasan untuk melanjutkan hidup.

I've learned that people will forget what you said, people will forget what you did, but people will never forget how you made them feel.



Klimaksnya, saya terkadang sering berpikir mungkin saya terlalu gampang mengatakan Forgive & Forget kepada orang yang sedang terlibat dalam sebuah situasi. Mungkin saya akan di-judge karena saya cuma bisa berbicara dan tidak mengerti perasaan orang tersebut. Tetapi kembali lagi ke pribadi saya sendiri, saya mengajak orang lain untuk Mengampuni dan Melupakan bukan karena saya tak tahu apa-apa atau lebih parah karena saya sok tau. Kalian salah besar. Karena orang yang lebih tahu adalah orang yang telah mengalami pengalaman itu sendiri.

Saya sudah melihat dan mengalami dampak dari pengambilan keputusan untuk Memaafkan dan Melupakan orang-orang yang telah menyakiti hati saya. Bukan karena mereka pantas untuk di maafkan, tetapi karena saya pantas mendapatkan kedamaian dengan diri saya sendiri. Dan pada saat saya melupakan, bukan karena mereka tidak berharga untuk di ingat, tetapi karena saya pantas memulai masa depan tanpa orang-orang yang tidak perlu di ingat dan karena saya pantas menjalani hidup bersama dengan orang-orang yang layak menjadi bagian dalam hidup saya.

Ketika saya sudah menantang diri saya untuk melakukannya, pertanyaannya sekarang adalah "Maukah kamu menantang dirimu sendiri untuk melakukan hal yang sama, Memaafkan dan Melupakan?"





Quote for today: "I'm breaking free from those memory. I've let it go, just let it go..."

No comments:

Post a Comment