Wednesday, 23 April 2014

Kesuksesan dan Kegagalan

Kesuksesan adalah pengoptimalan suatu kelebihan. Kegagalan adalah akumulasi dari segala kekurangan.

Saya sudah lupa kapan saya mendengar kutipan ini. Mungkin pada waktu jaman saya sekolah dulu, ketika kata-kata bijak seperti ini terlalu berat untuk dapat saya cerna. Ketika umur yang masih belia memaksa saya untuk menikmati masa sekolah. Masa SMA yang gemilang. Ya, saya sungguh menikmati moment itu. Kita semua sangat menikmati. Hanya saja moment itu tak mungkin bertahan selamanya.

Pada saat saya mulai menginjakan kaki kedalam dunia kenyataan---dunia kuliah---memaksa saya untuk berpikir kembali, apa sih impian saya? Apa yang harus saya lakukan kedepan? Apakah ini yang saya mau? Entahlah. Mungkin jiwa saya masih labil, bisa dibilang seperti itu. Dan pada akhirnya kutipan di atas mempunyai arti tersendiri dalam pembangunan karakter saya sampai saat ini.


Kesuksesan adalah pengoptimalan suatu kelebihan.

Kesuksesan menurut pandangan saya adalah apa yang dirasakan ketika saya meraih sesuatu. Karena ketika saya merasa antusias, bahagia dan bangga, maka itu berarti saya telah meraih apa yang di inginkan dari lubuk hati saya.

Saat berbicara tentang 'optimal', maka pengoptimalan suatu kelebihan dari kesuksesan tersebut yang saya yakini, yaitu berupa pencapaian yang di inginkan di lihat dari bagaimana kelebihan saya berperan didalamnya. Kelebihan-kelebihan tersebut yang menjadi titik kunci pencapaian kesuksesan tersebut dan harus dipacu agar lebih berkembang dalam mencapai kesuksesan yang lain.

kesuksesan bukan apa yang orang lain rasakan, tapi apa yang saya rasakan sendiri. Hidup adalah hidup saya dan sukses adalah sukses saya. Tidak ada yang berhak ikut campur menentukan bagaimana seharusnya saya sukses. Untuk apa saya dianggap sukses bagi orang lain, tapi dianggap gagal oleh diri sendiri? Untuk apa orang lain kagum dengan apa yang saya capai, tapi saya sendiri tidak pernah bahagia menikmati hasil pencapaian saya. What for? Ini namanya membohongi diri sendiri.

Mungkin kita sudah mendengar ini ribuan kali. Miliki impian kita sendiri sebelum melangkah menuju kesuksesan. Saya-pun demikian. Benar, kesuksesan bermula dari impian. Semua pencapaian dan hal-hal yang luar biasa di dunia ini dimulai dari impian dan hasrat yang membara. Semua itu datangnya dari apa yang kita inginkan. Kalau impian itu datang dari apa yang orang lain inginkan, artinya kita tidak pernah menjalani hidup kita sendiri dengan sebaik-baiknya.


Kegagalan adalah akumulasi dari segala kekurangan.

Kegagalan menurut situs artikata.com, berasal dari dari dasar kata 'gagal' yang memiliki beberapa arti: tidak berhasil; tidak tercapai; ketidakberhasilan. Yang menurut definisi saya sendiri, Kegagalan means apa yang saya rasakan ketika tidak berhasil atau belum mencapai suatu target. 'Optimal' berarti mengevaluasi lagi kekurangan saya dan memperbaikinya sehingga mencegah saya dalam meraih pencapain sukses yang tertunda.

Kegagalan adalah satu titik dimana saya harus melihat apa yang salah dari usaha yang saya lakukan, memperbaiki, belajar dan berusaha lagi. Ketika saya dihadapkan pada kenyataan bahwa saya mengalami kegagalan itu, memacu saya agar berhenti berkecil hati dan terus mencoba lagi.

Saya pernah mendengar satu pepatah, bunyinya: "Seseorang terjatuh bukan karena gunung, tetapi karena kerikil.Kutipan tersebut menjadi mindset bagi saya bahwa, hal-hal kecil yang terkadang mematahkan semangat inilah yang harus saya ubah menjadi pacuan bagi saya untuk terus bangkit disaat jatuh dan melanjutkan pertandingan sampai akhir. 

Kesimpulannya adalah milikilah impian kita sendiri. Perjuangkan dan raihlah kesuksesan sejati yang kita dambakan. Pasti bisa tercapai dan membahagiakan! Karena dari pengalaman hidup saya sendiri, saya belajar bahwa hidup takkan pernah baik dan Kata SUKSES takkan pernah ada jikalau saya tak pernah mengenal kata GAGAL.





quote for today: "I can be very seductive without even realizing it."

No comments:

Post a Comment