Thursday, 24 April 2014

Terima Kasih untuk Kakak sekaligus Sumber Inspirasi

Ide menulis Blog ini pada dasarnya sudah ada di dalam hati saya sejak lama. Hanya saja belum terealisasikan dengan baik, atau lebih tepatnya masih 'cakar ayam' atau masih belum tertata dengan selayaknya. Saya pikir mungkin karena jiwa saya yang masih belum terlalu dewasa dan belum serius menekuni dunia menulis ini. At least, saya punya 5 (lima) blog yang berbeda dari setiap akun ini, yang namanya sulit saya pahami kenapa bisa menjadi nama dari setiap blog saya. Blog saya yang terbaru kali ini, lebih simple, fresh dan lebih dewasa (menurut saya). Yah, setidaknya saya berusaha dan saya berharap dapat dicerna dengan baik.


Keseriusan saya untuk menulis bermula ketika saya bertemu dengan seorang perempuan bernama Theoresia Rumthe di Radio Republik Indonesia, Ambon. Pertemuan tidak sengaja itu dalam rangka saya sebagai Putri Pariwisata 2013, bersama kakak Theo dan Bung Almascatie menjadi nara sumber dalam dialog Peringatan Wafatnya Prajurit Perempuan Martha Christina Tiahahu yang ke-196 tepat pada tanggal 2 Januari 2014.

Saya tidak mengenal mereka berdua. Lalu saya mulai mencari informasi sebelum bertemu langsung. Seperti kakak Theo yang dikenal dengan syair-syairnya yang luar biasa menghipnotis sedangkan Bung Almascatie aktifis dan Blogger terjitu se-Maluku. Mereka orang-orang hebat yang kemudian menjadi inspirasi saya.

Kakak Theo adalah seorang Radio Broadcaster, MC, Creative Writing, Pengajar Public Speaking, Moluccan Roots, dan juga seorang blogger yang sudah memberi inspirasi bagi banyak orang (blog: perempuansore.blogspot.com). Saya rajin meng-update blog-nya, selain karena saya suka dengan cerita-ceritanya yang imaginatif maupun menginspirasikan ini, saya juga belajar menulis dari caranya menulis. Seperti kutipan ini, "peringatan : blog ini mengandung bir." Yang ternyata benar mengandung bir yang memabukan dan membuat ketagihan.

Saya kemudian menemukan satu lagi kutipan dari blognya, "menulislah dan jangan bunuh diri!" Saat itulah dimana saya merenung dan akhirnya saya mengerti, menulis saja tak perduli apa kata orang, tulis saja apa yang bisa saya tulis. Tak perlu hebat dalam menulis, apapun yang ada di hati, apapun yang terlintas dipikiran, tulislah seperti 'air' biarkanlah mengalir apa adanya. Itulah menulis yang saya definisikan disini. 

Terkadang, masih tidak percaya bahwa tetap dan selalu diberi talenta yang begitu melimpah oleh Sang Pencipta. Kembali menulis lagi. Puisi, Sajak, Syair atau apapun itu bentuknya, disinilah saya temukan cara untuk menyalurkan isi kepala dan isi hati melalui tulisan.

Terima Kasih untuk kak Theo Rumthe atau yang lebih dikenal dengan nama @perempuansore (twitter), yang seolah memberikan motivasi kepada saya untuk menemukan passion yang ada di dalam diri saya. Yang juga menjadi sumber inspirasi dengan tidak pernah membiarkan saya duduk manis tanpa menulis apapun hingga akhirnya kini menjadi rutinitas yang tidak bisa di ubah. Membuat saya selalu terpikirkan untuk menulis walaupun hanya di draft SMS atau 'note' di Smartphone kemanapun saya pergi, agar tak ada satupun moment inspirasi terlewatkan. Terima kasih untuk dorongan, semangat, dan masukannya selama ini kepada saya.

You are trully my Inspiration. Danke banya kak Theo :)





quote for today: "Everyone comes to me about their problems, but often times don't know where to go when I need someone."

No comments:

Post a Comment