Sedang ingin terjaga lebih lama dari biasanya
Entah memang menghindari mimpi
Atau mungkin sedang terlalu menikmati permainan semesta
Logika sedang meramu definisi nyata dari sebuah kata bahagia yang sederhana
Dan terhenti pada barisan memori yang berlarian saling mengejar di benak
Ini nyata.
Di salah satu sudut otak sedang ada tayangan detik demi detik yang telah berlalu
Menarik ujung bibir untuk mengukir senyum barang 5menit
Dan lalu membuat ujung mata tak sengaja menitikkan bulir sendu
Segelintir tanya hinggap begitu saja, tiba-tiba....
Pernah memiliki? Pernah kehilangan? Pernah jatuh cinta?
Ini yang kemudian menimbulkan pertentangan di benak
Bagaimana bisa jatuh cinta dan lalu merasa kehilangan padahal sebenarnya tidak pernah benar-benar memiliki?
No comments:
Post a Comment