Monday, 28 September 2015

Mengapa Aku Sulit Melupamu

Mencintaimu aku tidak setengah-setengah
Itulah mengapa melupamu tidak mudah
Ketika Tuhan menganugrahi aku rasa itu
Seketika itu juga aku mensyukuri hadirmu

Bagaimana bisa melupamu menjadi begitu mudah
Sementara aku sudah terbiasa atas perilaku-perilaku menggemaskan yang tak jarang kau lakukan
Meskipun tidak semua layak dimaklumi
Namun aku tidak merasa berat hati untuk mengerti
Memberimu penjelasan dengan hati-hati agar tak sedikitpun kau merasa digurui
Memberimu penjelasan bahwa ada yang harus diperbaiki

Bagaimana bisa melupamu menjadi begitu mudah
Sementara aku tidak merasa berat hati menerima keputusan-keputusanmu yang tak jarang membuatku harus berada di urutan yang kesekian
Sepenuhnya aku menyadari kau hidup tidak sendiri
Bukan hanya aku satu-satunya yang ingin kau buat bahagia
Dia yang lebih dulu ada, lebih dari sekedar pantas mendapatkan hal yang sama

Bagaimana bisa melupamu menjadi begitu mudah
Sementara aku tidak merasa berat hati bila harus menemanimu di titik terendah
Kau tahu? Aku takkan pernah sanggup bernafas lega meninggalkanmu bersusah payah sendiri saja

Mencintaimu berarti mencintai ibu dan keluargamu
Mencintaimu berarti mencintai mereka yang sungguh berarti untukmu
Bagaimana bisa melupamu menjadi begitu mudah
Sementara aku tak pernah sanggup berhenti mendoa untuk mereka yang bila aku sebutkan namanya membuatku mengingat perihal kau

Ketika aku mensyukuri hadirmu
Itu juga berarti satu: Aku mencintai seluruhmu!

Itulah mengapa, untuk melupamu dengan mudah: Aku tidak sedikitpun memiliki celah!

No comments:

Post a Comment