Haruskah selamanya aku menunggumu, sedang kau tahu di mana kau bisa menjemputku? Haruskah aku selalu menyukai keraguanmu, sedang kau tahu begitu tulus aku menerimamu?
Aku tahu cinta selalu hadir bersama kehati-hatian, kekhawatiran, dan keragu-raguan. Tetapi, akankah benar ini cinta jika kau tak berani merubah itu semua menjadi rasa percaya?
Aku ada, kau tahu untukmu aku selalu ada. Namun haruskah ku percaya kau cinta, sedang aku begitu merasa kau masih menyimpan ragu atasku di dalam kepala?
Beri tahu aku. Jika memang bukan aku yang kau inginkan ada di masa depanmu.
Semoga kau selalu ingat. Cinta memang tidak pernah memaksa apapun juga. Tetapi terkadang, cinta membutuhkan keberanian untuk membuktikan segala ucap.
Jangan kecewakan Tuhan, kumohon. Tuhan sudah begitu baiknya memberi kesempatan. Jangan sia-siakan. Jangan lagi kenalkan cinta pada pahitnya sebuah penyesalan.
Aku mencintaimu dengan setulus hatiku. Aku menyayangimu dengan doa-doaku. Aku menunggumu dengan seluruh waktu. Pada bagian manakah, yang atasku masih kau ragukan?
No comments:
Post a Comment