Wednesday, 8 July 2015

aku tak pernah ingin pergi

ku lalui kekosongan malam seorang diri.
terlindung dari cermin yang menatap terbalik.

ku lihat lautan lepas di matamu,
saat kau terbit di ufuk yang terlihat ganjil,
dan aku menyukai keganjilanmu

bagaikan kepenuhan hitam dan biru
dari malam yang ku lalui bersamamu

aku bertransformasi menjadi sebongkah pecahan kaca
dan kau membuatku menunjukkan sisi tergelapku

setiap bait yang ku utarakan
bermakna kejujuran hati
dapatkah ku menggapainya kembali?

ku rindu...
ku mengharapkan...

dapatkah terealisasikan?

ku ingin tetap tinggal
berhenti bernafas sejenak
tak ingin terbebas darimu

ku tak ingin pergi
aku hanya sadar kau tak menginginkanku, lagi...
Ku sungguh tak mengerti

Ku tak ingin pergi
tetapi aku ingin kau tahu
aku hanya ingin menikmati hidupku
di dalam jiwamu...


Ambon, 8 Juli 2015

No comments:

Post a Comment