Friday, 17 July 2015

Mendoakan

Aku kepadamu bukanlah seorang pencinta kepada kekasih. Aku adalah seorang perempuan yang sengaja benar oleh Tuhan dipertemukan denganmu di planet ini.

Lalu aku tak pernah alpa berdoa untuk keselamatanmu. Khalayak manusia pada umumnya akan memvonis itu cinta, aku tidak bilang begitu. Bagiku ini seperti sebuah kesempatan dalam hidup untuk merasakan bagaimana tulusnya berdoa untuk orang lain. Padahal aku bukanlah siapa-siapa bagi orang lain itu.

Aku mendoakan keselamatanmu hingga lupa mendoakan keselamatanku sendiri.

Aku kepadamu adalah seseorang yang bukan siapa-siapa. Jika aku peduli kepadamu, itu semata karena aku tidak tahu tentang bagaimana cara mengatasi perasaan.

Setidaknya aku mampu menahannya dengan cukup mendoakan. Aku menahannya untuk tidak lebih dari itu.

No comments:

Post a Comment