Apa yang kau lakukan saat kau terjebak, karena seseorang yang kau cintai menolak kehadiranmu?
Aku tak dapat berkompromi dengan rasa sakit hati. Dan, kau hanya mencoba memperbaiki luka lamaku.
Di kemudian, ku temukan bagian-bagian jiwaku saat bersamamu. Tetapi kau merindukan dia, kau menginginkan dia.
Kau bagaikan duri di dalam dagingku yang tak dapat ku keluarkan. Kau membuatku berhenti bernafas ketika kau disisi.
Sekarang kau mencoba meyakinkanku dengan segala cara. Kau meyakinkanku dia bukan siapa-siapa. Padahal kau tahu semua itu hanya kebohongan.
Dan kau mencoba membuatku bahagia. Kau tak menyadarinya, tetapi kau adalah bagian dari diriku yang hilang.
Apa yang kau lakukan ketika cintamu singgah di dua hati?
Kau merasa terpenuhi tetapi batinmu tersiksa. Kau merasakan cinta, hanya saja tak dapat kau rangkul keduanya. Dan, saat itu ku tersadar ku telah menemukan orang yang tepat di saat yang salah.
Akhirnya, kau terduduk letih. Ingin menjadi yang terutama dan di utamakan oleh ku. Memberikanku semua waktumu. Kau menjadi pahlawanku.
Jika ku biarkan kau pergi, itu karena cintamu masih tinggal di dalam dirimu. Saat kau mencintaiku, terasa bagaikan busur patah tertancap di jantungku.
Ambon, 8 Juli 2015
No comments:
Post a Comment