Tuesday, 13 October 2015

Merelakan!

Cinta sekali terpampang di dinding
Bermakna sesuatu, sekarang tak berarti
Gema tak terdengar dari ruangan
Tetapi duka di bulan Juli selalu terngiang

Tak ada yang tersisa yang dapat diucapkan, sudah terlambatkah?

Ingin terbebas dari ingatan ini
Harus direlakan
Saat perpisahan terucap
Terbentuk api perpisahan
Harus merelakan

Kembali dan terhilang
Tempat itu tak berarti
Bagaikan lubang menganga tertinggal di hati
Seperti tak berarti apa-apa
Tak ada artinya
Walaupun berarti sesuatu

Merelakan dan tersungkur
Masa depan yang baru terpampang
Dan ketika tepat waktunya, sadarlah
Hingga kali itu, tak akan dilepaskan

Karena yang tersisa untuk diucapkan adalah "Cinta tak akan pernah terlambat!"

No comments:

Post a Comment