Friday, 30 October 2015

Nostlagia Persimpangan Jalan

Tepat dipersimpangan jalan itu
Aku menemukanmu
Bersama hembus udara
Yang luruh menyentuh kulitmu

Tepat di persimpangan jalan itu
Pandangmu tak lupa untuk bertamu
Bersama untaian debu
Yang terhempaskan oleh jejak kakimu

Tepat dipersimpangan jalan itu
Tegarmu menyelimuti sekujur dirimu
Bersama sejuknya pagi
Yang mengisi palung jiwamu

Hari ini ku bawa diri kembali megukir kenangan dulu
Ku putar kembali kisah yang telah berlalu
Mengais rindu yang menumpuk dalam rongga dadaku
Yang enggan pergi meski berkali-kali telah disapu

Tepat di persimpangan jalan itu
Tak ku rasakan hal yang sama seperti dulu
Bersama hadirnya aroma tubuhmu
Yang tak didampingi nampaknya ragamu

Tepat di persimpangan jalan itu
Aku berpijak dengan wajah sendu bersama nostalgia syahdu
Yang perlahan menikam memori masa lalu

Kini aku segera melewatkanmu
Tepat di hari dulu kita bertemu
Memadu tatap yang menjadi candu

Sebab tepat di persimpangan jalan itu

Aku kehilanganmu

Ambon, 31 Oktober 2015

No comments:

Post a Comment