Perempuan ialah makhluk lemah yang kuat. Saat kau khianati, hatinya akan menjadi sakit sekali.
Tak apa, tak perlu kau kasihani
Ia sanggup menyembuhkan dirinya sendiri.
Namun ingatlah ini;
Saat kau putuskan untuk menyakitinya kau juga menyakiti ayahnya.
Rodamu tak pernah berhenti berputar, benih yang kau tanam suatu hari pasti akan kau petik.
Sanggupkah kau bila nanti harus menanggung beban sebagai ayah yang anak perempuannya dikhianati oleh pasangannya?
Perempuan ialah makhluk lemah yang kuat.
Saat ia dapati bahwa diam-diam kau telah menjadikannya sebagai perempuan simpanan, tentu rasanya sangat menyesakkan.
Tak apa, ia akan mengikhlaskan untuk lepas dari kau, ia sanggup bertahan sendirian.
Namun ingatlah ini;
Saat kau putuskan untuk diam-diam menjadikannya perempuan simpanan kau juga menyakiti ayahnya.
Rodamu tak pernah berhenti berputar, benih yang kau tanam suatu hari pasti akan kau petik.
Sanggupkah kau bila nanti harus menanggung beban sebagai ayah yang anak perempuannya tak lebih dari sekedar perempuan cadangan?
Perempuan ialah makhluk lemah yang kuat.
Saat kau sengaja melukainya dengan terus menerus mengulang kesalahan yang sama, tak peduli perihal perasaannya. Tentu ia akan merasakan sesak luar biasa.
Tak apa, ia sanggup berlapangdada lalu memaafkanmu dengan sukarela.
Namun ingatlah ini;
Itu juga berarti kau menyakiti hati ayahnya.
Rodamu tak pernah berhenti berputar, benih yang kau tanam suatu hari pasti akan kau petik.
Sanggupkah kau bila nanti harus menanggung beban sebagai ayah yang anak perempuannya tak pernah dihargai oleh pasangannya?
Benih yang kau tanam suatu hari nanti pasti akan kau petik.
Sanggupkah kau menanggung beban saat Tuhan menempatkanmu sebagai ayah yang demikian?
Bila tidak; kau tentu tahu apa yang harusnya tak kau lakukan.
Wedding Kapier & Kamey 💕
Gedung Serbaguna Xaverius, 29 Oktober 2015
No comments:
Post a Comment