Monday, 5 October 2015

Perihal Kau Harus Tahu

Lama kita tak bertatap muka
Aku ingin bercerita, perihal apa saja
Seperti yang sering kita lakukan
Namun kali ini aku ingin bercerita perihal rindu,

Tahukah kau?

Ada seorang yang bilang ia rindu kau, ia melakukan hal-hal yang lebih manis dari sajak-sajak romantis
Ia lakukan itu untukmu, hanya untukmu

Ada seorang yang bilang rindu kau,
Ia menulis begitu banyak cerita maupun banyak prosa indah
Tidak pernah ia lakukan pada orang lain, ia melakukannya hanya untukmu

Ada seorang yang bila ia rindu kau,
Akan berdoa lebih lama dari biasanya
Ia pinta pada Tuhan agar apa yang menjadi segala urusanmu dimudahkan
Ia pinta pada Tuhan agar segala upayamu untuk membuat ibu bahagia dimudahkan
Ia pinta pada Tuhan agar apa yang menjadi beban, kegelisahan, juga penderitaanmu dihilangkan

Ada seorang yang bila ia rindu kau,
Ia sengaja bangun disepertiga malam, tak memejam hingga pagi menjelang
Sepertiga malam terakhir waktu dimana Tuhan begitu dekat dengan hamba-Nya
Waktu dimana Tuhan janjikan akan terkabul segala doa

Maka,
Segera saja ia membuka paksa mata
Meski baru sesaat saja matanya memejam
Seringkali ia lupakan bahwa ia butuh tidur lebih lama

Lalu ia mendoa, mendoakanmu perihal apa saja
Kau ingin tahu? Mari kuberi tahu salah satu dari banyaknya doa yang ia pinta:
Ia pinta pada Tuhan agar apa yang menjadi impianmu diwujudkan

Ada seorang yang bilang rindu kau,
Ia pejamkan matanya
Ia dekap Alkitab-nya
Lalu berkali-kali ia ingat janji Tuhan
Bahwa tulang rusuk takkan pernah tertukar bukan?

Kau tahu? Setiap hari ia menjadi perindumu; perindumu kau tahu, perindu itu; Aku!

Ambon, 6 Oktober 2015

No comments:

Post a Comment