Monday, 15 June 2015

Masa Lalu

Menyusuri hari-hari, menjalani hidup seperti orang lain pada umumnya. Di tengah letihnya saya menjalani hidup dari pagi hingga sore, saya mendapatimu bersama seseorang, tetapi terlihat kesepian.

Kau duduk di bawah atap saat langit sedang hujan, sedang menghabiskan kopi panas. Kita duduk berhadapan, saling memperhatikan, hujan-hujanan. Saya tidak merasai hujan sebagai alasan untuk meninggalkan kesempatan menatapmu.

Seperti pada kebanyakan perempuan, entah saya menilai diri saya lebih buruk dari mereka. Saya malu mendatangimu karena saya membawa masa lalu dalam tas ransel yang terkunci dengan gembok besar rahasia. Sungguh berat.

Saya malu mendatangimu karena saya bersama masa lalu. Sesuatu yang sudah kau tahu, telah membuatmu meninggalkan saya seperti membuang bungkus kacang ke selokan.

Kau pun tersenyum ketika saya sadar kau sedang memperhatikan saya yang sibuk membaca. Lalu saya tersenyum menyisakan rasa malu.

Saya malu mendatangimu karena saya bersama masa lalu. Sesuatu yang sudah kau ketahui, akhirnya membuatmu berpikir perempuan seperti ini tidak ada baiknya sama sekali.




Passo, 15 Juni 2015
#30harimenulishujan
#Day15

No comments:

Post a Comment