Hujan deras yang turun bukan karena amukan Sang Pencipta yang mendengar kata-kata indah oleh khalayak perindu tetesan surgawi. Tetapi karena Sang Pencipta hujan sejak lama rindu mendengar alunan simfoni yang terpanjatkan selama tiga hari ini.
Hari ke empat menjadi berkat keindahan yang terpancar. Malaikat bersenandung ria memainkan alat musik sambil menyanjung tinggi makhluk-makhluk sempurna ciptaan yang Esa, yang sedang memanjatkan harapan akan turunnya hujan.
Dan setiap tetes hujan yang membasahi muka bumi, menjadi imajinasi dan inspirasi termulia bagi setiap jiwa yang rindu akan jamahan sang hujan.
Paparisa, 4 Juni 2015
#30harimenulishujan
#Day4
#30harimenulishujan
#Day4

No comments:
Post a Comment